Trending Saturday, 05 September 2026
Portal Media & Teknologi Digital

Presiden Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan ke Rusia

A
Admin 04 September 2026, 20:19 WIB

 

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah kembali ke Tanah Air pada Jumat, 4 September 2026 dini hari, setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraannya di Rusia. Kunjungan tersebut dilakukan atas undangan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin. Dalam kunjungan itu, Presiden Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama dalam penyelenggaraan Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang berlangsung di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok.

Pesawat yang membawa Presiden Prabowo beserta rombongan tiba dan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 03.00 WIB. Setibanya di Jakarta, kedatangan Presiden disambut oleh sejumlah pejabat negara yang berada di bawah tangga pesawat. Mereka di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Selama menjalankan agenda di Vladivostok, Presiden Prabowo menghadiri sejumlah kegiatan penting. Salah satunya adalah pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam pertemuan tersebut, Putin menyampaikan pandangannya mengenai hubungan kedua negara dan menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik.

Selain melakukan pertemuan bilateral, Presiden Prabowo juga mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pidato dalam EEF ke-11 sebagai tamu kehormatan utama. Forum tersebut menjadi tempat berkumpulnya berbagai pihak, mulai dari pemimpin pemerintahan, pelaku dunia usaha, hingga pemangku kepentingan di bidang ekonomi.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan pandangan Indonesia mengenai berbagai peluang yang dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan Rusia dan negara-negara di kawasan Eurasia. Menurutnya, hubungan antara Indonesia dan Rusia memiliki peluang untuk terus diperkuat melalui berbagai bidang yang saling menguntungkan.

Salah satu hal yang ditekankan Presiden Prabowo adalah pentingnya memandang Samudra Pasifik bukan sebagai batas yang memisahkan Indonesia dan Rusia, melainkan sebagai kawasan strategis yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan, konektivitas, serta membuka kesempatan ekonomi yang lebih luas.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Samudra Pasifik seharusnya dipandang sebagai penghubung antarperekonomian, bukan sebagai penghalang geografis. Pandangan tersebut menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan Indonesia dalam forum ekonomi internasional tersebut.

Kunjungan ke Vladivostok juga menjadi bagian dari upaya Indonesia untuk terus memperkuat hubungan dengan Rusia sebagai mitra strategis. Kerja sama yang menjadi perhatian mencakup sejumlah sektor, seperti ekonomi, perdagangan, investasi, dan konektivitas.

Setelah seluruh agenda kunjungan di Rusia selesai dilaksanakan, Presiden Prabowo bersama rombongan kemudian meninggalkan Vladivostok dan kembali menuju Indonesia. Kepulangan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kunjungan Presiden dalam rangka menghadiri EEF ke-11 sekaligus menjalankan agenda bilateral dengan pemerintah Rusia.

Dalam penerbangan kembali ke Tanah Air, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat pemerintahan. Mereka terdiri atas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kepulangan Presiden Prabowo ke Indonesia diharapkan dapat menjadi bagian dari kelanjutan upaya pemerintah dalam memperkuat hubungan dan kerja sama internasional, khususnya dengan Rusia, serta membuka peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kepentingan Indonesia.

 

 

Prev Post
Sebelumnya
Mengenal Teknologi Quantum Computing di Era AI
Selanjutnya
Startup Fintech Asia Tenggara Cetak Rekor Baru
Next Post