Trending Friday, 28 August 2026
Portal Media & Teknologi Digital

Situasi Aksi di Depan Gedung DPR/MPR RI Mulai Ramaip

A
Admin 27 August 2026, 18:44 WIB

 

Suasana di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, mulai dipadati massa yang akan mengikuti aksi unjuk rasa pada Kamis (27/8/2026). Sejak pagi, sejumlah ruas jalan di sekitar Jalan Jenderal Gatot Subroto mulai mengalami penutupan dan pengaturan lalu lintas akibat meningkatnya jumlah massa.

Kondisi tersebut berdampak pada kendaraan yang melintas dari arah Kuningan menuju Slipi. Pengendara yang hendak melewati kawasan Senayan dan Gatot Subroto perlu mencari jalur alternatif karena arus lalu lintas dapat berubah mengikuti perkembangan aksi.

Di sekitar lokasi, sejumlah massa terlihat berkumpul dan beristirahat di pinggir maupun badan jalan. Mereka juga membawa berbagai spanduk yang berisi tuntutan dan aspirasi. Salah satu spanduk yang terlihat di sekitar gerbang DPR berisi tuntutan agar aset hasil korupsi dirampas dan koruptor dihukum berat.

Aksi kali ini diikuti beberapa kelompok dengan tuntutan yang berbeda. Sedikitnya ada empat kelompok yang dijadwalkan menyampaikan aspirasi, yaitu Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), serta Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4).

AMPB membawa tuntutan utama agar RUU Perampasan Aset segera disahkan serta meminta penerapan hukuman mati bagi koruptor. Massa dari Pati juga telah tiba di Jakarta dan menggelar aksi di depan Gedung DPR.

Sementara itu, AMDB menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya pengesahan RUU Perampasan Aset, hukuman mati bagi koruptor, serta persoalan harga kebutuhan pokok. Adapun GERAM dijadwalkan memulai aksinya pada pukul 14.00 WIB dengan membawa sejumlah tuntutan sosial, ekonomi, dan politik.

Di tengah berlangsungnya aksi, aparat kepolisian terlihat berjaga di kawasan kompleks parlemen. Massa juga menyampaikan imbauan agar demonstrasi berlangsung tertib dan damai serta aspirasi dapat disampaikan tanpa tindakan anarkis.

Karena jumlah peserta aksi masih dapat bertambah sepanjang hari, situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI dan ruas jalan seperti Gatot Subroto, Senayan, hingga Slipi masih berpotensi mengalami kepadatan maupun perubahan arus lalu lintas.

Perkembangan aksi juga terus berubah. Pada Kamis siang, perwakilan AMPB telah diterima oleh pimpinan DPR untuk melakukan audiensi terkait tuntutan mereka.

Prev Post
Sebelumnya
Mengenal Teknologi Quantum Computing di Era AI
Selanjutnya
Startup Fintech Asia Tenggara Cetak Rekor Baru
Next Post